(Tangerang Selatan, 17072026) – PT. RadPro Energi Mandiri terus memperluas layanan di bidang proteksi radiasi dengan menghadirkan layanan pengadaan Kaca Timbal (Lead Glass) berkualitas tinggi untuk berbagai fasilitas radiasi di Indonesia. Produk ini dirancang sebagai media pengamatan yang mampu memberikan perlindungan terhadap paparan radiasi sinar-X dan sinar gamma tanpa mengurangi visibilitas operator selama proses pekerjaan berlangsung.
Kaca timbal (Lead Glass atau Radiation Shielding Glass) merupakan komponen penting dalam pembangunan ruang radiologi, radioterapi, kedokteran nuklir, laboratorium radioisotop, hot cell, bunker radiografi industri, serta berbagai fasilitas yang menggunakan sumber radiasi pengion. Material ini mengandung timbal dengan tingkat kesetaraan timbal (lead equivalency) tertentu sehingga mampu mereduksi intensitas radiasi sekaligus mempertahankan kejernihan pandangan.
PT. RadPro Energi Mandiri menyediakan berbagai ukuran dan spesifikasi kaca timbal yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Produk dapat dipasang sebagai jendela observasi ruang radiasi, ruang kendali (control room), ruang penyimpanan sumber radioaktif, laboratorium penelitian, maupun fasilitas industri yang memanfaatkan teknologi nuklir.
Direktur Utama PT. RadPro Energi Mandiri, Suroyo, menjelaskan bahwa keberadaan kaca timbal merupakan bagian penting dari sistem proteksi radiasi karena memungkinkan petugas melakukan pemantauan aktivitas di dalam ruang radiasi tanpa harus memasuki area dengan tingkat paparan yang tinggi.
"Kaca timbal memberikan kombinasi antara perlindungan radiasi dan visibilitas yang optimal. Dengan produk berkualitas tinggi serta pemasangan yang tepat, operator dapat melakukan pengawasan secara aman tanpa mengurangi efektivitas pekerjaan di dalam fasilitas radiasi," ujar Suroyo.
Selain menyediakan produk, PT. RadPro Energi Mandiri juga memberikan layanan konsultasi teknis untuk menentukan spesifikasi kaca timbal yang sesuai dengan jenis sumber radiasi, energi radiasi, aktivitas radionuklida, ketebalan perisai, hingga desain ruangan. Tim teknis perusahaan membantu pelanggan memilih nilai Lead Equivalency (Pb Eq.) yang tepat agar sistem proteksi radiasi memenuhi kebutuhan operasional dan standar keselamatan.
Layanan pengadaan kaca timbal PT. RadPro Energi Mandiri meliputi:
- Pengadaan Kaca Timbal (Lead Glass) berbagai ukuran.
- Kaca timbal dengan berbagai nilai Lead Equivalency (Pb Eq.).
- Konsultasi desain jendela observasi ruang radiasi.
- Pengadaan frame atau rangka kaca timbal berbahan baja maupun stainless steel.
- Instalasi dan pemasangan pada fasilitas radiasi.
- Dukungan teknis untuk pembangunan fasilitas baru maupun renovasi ruang radiasi.
Produk kaca timbal PT. RadPro Energi Mandiri dapat diaplikasikan pada berbagai fasilitas, antara lain:
- Rumah sakit dan instalasi radiologi.
- Instalasi radioterapi.
- Fasilitas kedokteran nuklir.
- Laboratorium radioisotop.
- Hot Cell.
- Fasilitas radiografi industri.
- Laboratorium penelitian nuklir.
- Fasilitas pendidikan dan perguruan tinggi yang memanfaatkan sumber radioaktif.
Penggunaan kaca timbal sebagai bagian dari sistem radiation shielding mendukung penerapan prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), yaitu menjaga paparan radiasi tetap serendah mungkin dengan tetap mempertahankan efektivitas operasional. Oleh karena itu, pemilihan spesifikasi kaca timbal harus mempertimbangkan energi radiasi, aktivitas sumber radioaktif, ketebalan perisai, dan tata letak fasilitas.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi radiasi dan ketenaganukliran, PT. RadPro Energi Mandiri tidak hanya menyediakan Kaca Timbal (Lead Glass), tetapi juga berbagai solusi proteksi radiasi lainnya seperti pintu timbal (Lead Door), bata timbal (Lead Brick), lembaran timbal (Lead Sheet), jendela timbal, kabinet penyimpanan sumber radioaktif, serta layanan desain dan pembangunan fasilitas radiasi.
Melalui layanan pengadaan Kaca Timbal (Lead Glass), PT. RadPro Energi Mandiri berkomitmen mendukung pembangunan fasilitas radiasi yang aman, modern, dan memenuhi standar keselamatan sehingga pemanfaatan teknologi radiasi di sektor kesehatan, industri, penelitian, dan pendidikan dapat berlangsung secara optimal serta memberikan perlindungan maksimal bagi pekerja radiasi, pasien, dan masyarakat. (yy)





