(Jakarta, 13042026) - Dalam mendukung peningkatan keselamatan dan pengelolaan limbah radioaktif di sektor kesehatan, PT. RadPro Energi Mandiri menghadirkan layanan terpadu desain hingga komisioning Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) radioaktif waktu paro pendek khusus untuk rumah sakit umum pusat (RSUP).
Layanan ini difokuskan pada pengelolaan limbah cair radioaktif yang berasal dari kegiatan medis, seperti kedokteran nuklir dan radioterapi, yang umumnya menggunakan radionuklida dengan waktu paro pendek. Limbah jenis ini memerlukan sistem pengolahan khusus agar aktivitas radioaktifnya dapat menurun secara alami hingga mencapai batas aman sebelum dilepas ke lingkungan.
Melalui pendekatan rekayasa yang komprehensif, PT. RadPro Energi Mandiri menyediakan solusi mulai dari tahap studi awal, desain teknis sistem penampungan dan peluruhan (decay tank), instalasi peralatan, hingga proses komisioning dan uji fungsi. Sistem IPAL dirancang agar mampu menampung dan mengelola limbah radioaktif sesuai karakteristik radionuklida medis, sehingga proses peluruhan dapat berlangsung optimal.
Dalam implementasinya, sistem IPAL radioaktif ini mengedepankan prinsip delay and decay, yaitu menahan limbah dalam tangki khusus hingga aktivitas radionuklida turun secara signifikan. Setelah memenuhi baku mutu dan batas aman, limbah baru dapat dilepas ke sistem pembuangan umum.
Seluruh proses perancangan dan pembangunan mengacu pada regulasi yang ditetapkan oleh BAPETEN terkait keselamatan radiasi dan pengelolaan limbah radioaktif di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan demikian, rumah sakit dapat memenuhi kewajiban perizinan sekaligus menjamin perlindungan terhadap pekerja, pasien, dan lingkungan.
Direktur Utama Suroyo menyampaikan bahwa layanan ini merupakan solusi strategis bagi rumah sakit yang terus berkembang dalam pemanfaatan teknologi nuklir.
“Rumah sakit yang memiliki layanan kedokteran nuklir membutuhkan sistem pengelolaan limbah radioaktif yang aman dan andal. Kami hadir untuk menyediakan solusi dari hulu ke hilir, mulai dari desain hingga komisioning, sehingga fasilitas dapat beroperasi dengan aman dan sesuai regulasi,” ujar Suroyo.
Ia menambahkan bahwa sistem yang dirancang juga mempertimbangkan efisiensi ruang, kemudahan operasional, serta keandalan jangka panjang.
“Dengan pendekatan yang tepat, limbah radioaktif waktu paro pendek dapat dikelola secara efektif tanpa menimbulkan risiko bagi lingkungan,” tambahnya.
Dengan pengalaman dan dukungan tenaga ahli di bidang teknologi radiasi, PT. RadPro Energi Mandiri optimistis dapat menjadi mitra strategis bagi rumah sakit dalam menghadirkan sistem IPAL radioaktif yang aman, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia. (yy)





