(Jakarta, 16042026) - Dalam mendukung pengelolaan limbah radioaktif yang aman, patuh regulasi, dan berstandar internasional, PT. RadPro Energi Mandiri kini menghadirkan layanan re-ekspor perangkat Troxler nuclear gauge yang telah memasuki masa akhir pakai ke negara asal.
Troxler nuclear gauge merupakan alat portabel yang banyak digunakan di sektor konstruksi untuk mengukur kepadatan tanah maupun aspal serta kadar kelembapan material. Perangkat ini bekerja menggunakan sumber radioaktif tertutup (sealed source), umumnya berupa Cesium-137 (gamma) dan Americium-241Be (neutron).
Meskipun dikategorikan sebagai special form radioactive material yang relatif aman, penggunaan alat ini tetap memerlukan pengawasan ketat. Operator wajib memiliki izin penggunaan sumber radioaktif, menjalani pelatihan khusus, serta melakukan uji kebocoran (leak test) secara berkala, umumnya setiap 6 bulan.
Seiring berjalannya waktu, perangkat Troxler yang sudah tidak digunakan atau habis masa izin operasionalnya akan diklasifikasikan sebagai limbah radioaktif. Pengelolaannya tidak dapat dilakukan secara sembarangan, melainkan harus mengikuti prosedur ketat, termasuk opsi pengembalian ke negara asal (re-ekspor).
Melalui layanan ini, PT. RadPro Energi Mandiri menyediakan solusi menyeluruh yang mencakup:
- Identifikasi dan inventarisasi sumber radioaktif
- Pelaksanaan uji kebocoran dan verifikasi keselamatan
- Pengurusan perizinan nasional dan internasional
- Pengemasan sesuai standar IAEA untuk transportasi bahan radioaktif
- Koordinasi dengan produsen dan pihak berwenang di negara asal
- Proses pengiriman (re-export) yang aman dan terdokumentasi
Direktur PT. RadPro Energi Mandiri menyampaikan bahwa layanan ini menjadi solusi strategis bagi industri konstruksi dan jasa uji material. “Perangkat Troxler memiliki peran penting dalam pembangunan infrastruktur, namun pada akhir masa pakainya harus dikelola secara bertanggung jawab. Re-ekspor menjadi salah satu opsi terbaik untuk memastikan keselamatan dan kepatuhan terhadap regulasi global,” ujarnya.
Proses Re-ekspor dan Persyaratan Teknis
PT. RadPro Energi Mandiri memastikan seluruh tahapan re-ekspor dilakukan sesuai standar global dan persyaratan dari produsen, di antaranya:
- Returned Goods Authorization (RGA)
Setiap unit Troxler wajib memiliki persetujuan resmi (RGA) sebelum dapat dikirim kembali ke pihak produsen. - Verifikasi Kondisi Alat
Untuk alat yang mengalami kerusakan, wajib dilakukan wipe test guna memastikan tidak terjadi kebocoran sumber radioaktif, serta dokumentasi visual yang dilaporkan kepada Petugas Proteksi Radiasi (PPR) dari Troxler. - Seleksi Penerimaan
Produsen berhak menolak perangkat yang tidak memenuhi persyaratan teknis, termasuk kondisi kerusakan berat atau jenis sumber tertentu yang tidak memiliki jalur disposal berizin. - Batasan Jenis Sumber
Beberapa sumber radioaktif atau kombinasi tertentu dapat dikecualikan dari program pengembalian.
Standar Transportasi Internasional
Dalam proses pengiriman lintas negara, PT. RadPro Energi Mandiri juga memastikan pemenuhan standar transportasi bahan radioaktif, antara lain:
- Penggunaan kemasan asli Type A (USA DOT 7A Type A)
- Pelabelan sesuai Indeks Angkutan (IA) Radioaktif II Kuning
- Penyertaan dokumen lengkap, termasuk sertifikat special form
- Posisi sumber dalam kondisi aman (shielded dan terkunci) selama transportasi
Selain itu, untuk pengiriman internasional, terutama jika sertifikat telah kedaluwarsa, diperlukan persetujuan khusus satu kali (one-time shipment approval) dari negara tujuan setelah verifikasi data teknis perangkat seperti nomor seri, model, dan kondisi fisik.
Komitmen Keselamatan dan Kepatuhan
Direktur PT. RadPro Energi Mandiri menyampaikan bahwa layanan ini menjadi solusi komprehensif bagi pemegang izin dalam memenuhi kewajiban pengelolaan limbah radioaktif.
“Repatriasi Troxler bukan hanya soal pengiriman kembali alat, tetapi mencakup proses teknis, legal, dan keselamatan yang kompleks. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi nasional, standar IAEA, serta ketentuan dari produsen,” ujarnya.
Dengan pengalaman di bidang teknologi radiasi dan nuklir, PT. RadPro Energi Mandiri terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis industri dalam pengelolaan sumber radioaktif, termasuk layanan re-ekspor limbah berbasis radiasi gamma dan neutron secara aman, legal, dan bertanggung jawab. Selain aspek legalitas, keselamatan juga menjadi perhatian utama. Transportasi perangkat Troxler harus dilakukan dalam kondisi terkunci, dilengkapi dokumen resmi seperti bill of lading dan informasi tanggap darurat, serta mengikuti standar keamanan radiasi yang ketat.
Dengan pengalaman di bidang teknologi radiasi dan nuklir, PT. RadPro Energi Mandiri berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam pengelolaan sumber radioaktif, termasuk dalam layanan re-ekspor limbah Troxler berbasis radiasi gamma dan neutron. Layanan ini diharapkan dapat membantu para pemegang izin dalam memenuhi kewajiban pengelolaan limbah radioaktif sekaligus menjaga keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan. (yy)





